Sabtu, 30 April 2011

Kode HTML

HTML Basic
<html>
<head>
<title>hello word</title>
</head>
<body>
HELLO WORD
</body>
</html>
Dan anda juga bisa menambahkan Code HTML ini di Code HTML di atas
Membuat table
<table border=”9″>
<tr>
<th>teks anda</th>
<th>Teks anda</th>
</tr>
<tr>
<td>teks anda</td>
<td>teks anda</td>
</tr>
</table>
teks tebal
<b>teks anda</b>
teks besar
<big>teks anda</big>
teks garis bawah
<u>teks anda</u>
teks garis bawah
<s>teks anda</s>
teks miring
<i>teks anda </i>
teks kedip
<blink>teks anda </blink>
teks ketengah
<p align=center>teks anda</p>
teks kekiri
<p align=letf>teks anda</p>
teks kekanan
<p align=right>teks anda</p>
teks warna
<font color=”blue”>teks anda</font>
font yang digunakan
<font face=”georgia”>teks anda</font>
membuat garis
<hr>teks anda
garis warna
<hr color=blue>
membuat spasi
<br>
membuat bookmark
<a href=”http://URL”>nama</a>
memasang gambar/image
<img src=”http://URLgambar anda”>
teks jalan dari kanan ke kiri
<marquee>teks anda</marquee>
teks jalan dari kiri kekanan
<marquee direction=”right”>teks anda</marquee>
teks bolak balik kiri
<marquee behavior=”alternate”>teks anda</marquee>
memberi background warna pada teks berjalan
<marquee bgcolor=”blue”>teks anda</marquee>
tinggi pada bagian teks berjalan
<marquee height=”20px”>teks anda</marquee>
lebar pada kemunculan teks berjalannya
<marquee width=”100px”>teks kam anda</marquee>
menampilkan kecepatan pada teks berjalan
<marquee scrollamount=”10″>teks anda</marquee>
menampilkan kecepatan pada teks berjalan juga
<marquee scrolldelay=”5″>teks anda</marquee>

Kamis, 28 April 2011

Konversi Bilangan Pecahan Desimal Ke Heksadesimal

Mengubah desimal 4.095 menjadi heksa?

4 dalam desimal itu kan heksanya tetap 4.. Nah, yang jd masalah itu yg di belakang koma (0.095).
Untuk mencari nilai heksa di belakang koma, maka angka2 di belakang koma dikalikan 16, seperti berikut :
0.095 x 16 = 1.52 atau 1 + 0.52 —-> 1 adalah bilangan integer, sementara 0.52 disebut fraction. Fraction ini dikalikan terus dengan 16, sampai nilai fraction yg baru bernilai 0, atau kembali ke nilai yg sudah pernah ada sebelumnya, atau secukupnya.
0.52 x 16 = 8.32 atau 8 + 0.32
0.32 x 16 = 5 + 0.12
0.12 x 16 = 1 + 0.92
0.92 x 16 = 14 + 0.72
0.72 x 16 = 11 + 0.52 —-> Nilai fraction sudah kembali ke awal, jadi tidak perlu dihitung lagi.
Nah, setelah diperoleh perhitungan tadi, kita tinggal ambil nilai2 integernya dari atas ke bawah, dimana nilainya :
1
8
5
1
14 —-> E dalam bentuk heksa
11 —–> B dalam bentuk heksa
Jadi diperolehlah hasil 4.1851EBh





Sebaliknya, untuk konversi dari pecahan biner ke desimal, dapat dilihat melalui contoh berikut :
Misalkan yang ingin dikonversi adalah 0.10112
Dalam hal ini, kita perlu melihat terlebih dahulu bilangan di belakang koma, yang dalam hal ini adalah 10112.
Untuk mendapatkan bilangan desimalnya, bilangan2 tersebut dikalikan berturut2 dengan 1/21, 1/22, 1/23, …. 1/2n.
Kalau kita masukkan ke bilangan tersebut, maka :
1 x 1/21 = 1/2
0 x 1/22 = 0
1 x 1/23 = 1/8
1 x 1/24 = 1/16
Langkah berikutnya adalah menjumlah seluruh bilangan di atas, sehingga menghasilkan :
1/2 + 0 + 1/8 + 1/16 = 11/16 = 0,687510.
Bilangan tersebut tinggal dijumlah ke bilangan di depan koma. Karena di depan koma adalah 02, dimana kalau dikonversi ke desimal menjadi 010, maka hasil akhir adalah :
010 + 0.687510 = 0.687510.



Catatan : Konversi bilangan pecahan desimal menjadi bilangan biner maupun oktal (atau sebaliknya) dapat dilakukan dengan cara di atas;
tinggal mengganti bilangan pengali atau pembaginya saja (2 untuk biner, 8 untuk oktal, 10 untuk desimal dan 16 untuk heksadesimal).

Minggu, 24 April 2011

Peralatan Transmisi


 
Peralatan transmisi adalah Peralatan yang menghubungkan antara pengirim dan penerima informasi (data), karena jarak yang jauh, maka data terlebih dahulu diubah menjadi kode/isyarat, dan isyarat inilah yang akan dimanipulasi dengan berbagai macam cara untuk diubah kembali menjadi data.

Kegunaan Peralatan transmisi

Peralatan transmisi digunakan pada beberapa peralatan elektronika untuk menghubungkan antara pengirim dan penerima supaya dapat melakukan pertukaran data. Beberapa alat elektronika, seperti telepon, komputer, televisi, dan radio membutuhkan Peralatan transmisi untuk dapat menerima data. Seperti pada pesawat telepon, Peralatan transmisi yang digunakan untuk menghubungkan dua buah telepon adalah kabel. Setiap peralatan elektronika memiliki Peralatan transmisi yang berbeda-beda dalam pengiriman datanya.

 Karakteristik Peralatan transmisi

Karakteristik Peralatan transmisi ini bergantung pada:
  • Jenis alat elektronika
  • Data yang digunakan oleh alat elektronika tersebut
  • Tingkat keefektifan dalam pengiriman data
  • Ukuran data yang dikirimkan

 Jenis Peralatan transmisi

 Guided Transmission Media

Guided transmission media atau media transmisi terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem kabel.

 Twisted Pair Cable

Twisted pair cable atau kabel pasangan berpilin terdiri dari dua buah konduktor yang digabungkan dengan tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi lektromagnetik dari luar seperti radiasi elektromagnetik dari kabel Unshielded twisted-pair (UTP),dan crosstalk yang terjadi di antara kabel yang berdekatan. Ada dua macam Twisted Pair Cable, yaitu kabel STP dan UTP. Kabel STP (Shielded Twisted Pair) merupakan salah satu jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer. Kabel ini berisi dua pasang kabel (empat kabel) yang setiap pasang dipilin. Kabel STP lebih tahan terhadap gangguan yang disebebkan posisi kabel yang tertekuk. Pada kabel STP attenuasi akan meningkat pada frekuensi tinggi sehingga menimbulkan crosstalk dan sinyal noise. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) banyak digunakan dalam instalasi jaringan komputer. Kabel ini berisi empat pasang kabel yang tiap pasangnya dipilin (twisted). Kabel ini tidak dilengkapi dengan pelindung (unshilded). Kabel UTP mudah dipasang, ukurannya kecil, dan harganya lebih murah dibandingkan jenis media lainnya. Kabel UTP sangat rentan dengan efek interferensi elektris yang berasal dari media di sekelilingnya.

 Coaxial Cable

Kabel koaksial adalah suatu jenis kabel yang menggunakan dua buah konduktor. Kabel ini banyak digunakan untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kemampuannya dalam menyalurkan frekuensi tinggi tersebut, maka sistem transmisi dengan menggunakan kabel koaksial memiliki kapasitas kanal yang cukup besar. Ada beberapa jenis kabel koaksial, yaitu thick coaxial cab le (mempunyai diameter besar) dan thin coaxial cable (mempunyai diameter lebih kecil). Keunggulan kabel koaksial adalah dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon, dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah, karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain. Kelemahan kabel koaksial adalah mempunyai redaman yang relatif besar sehingga untuk hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater, jika kabel dipasang diatas tanah, rawan terhadap gangguan-gangguan fisik yang dapat berakibat putusnya hubungan. sebenarnya tidak ada yang berguna bagi anjing-anjing rumahan

 Fiber Optic

Serat optik adalah saluran transmisi yang terbuat dari kaca atau plastik yang digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Berdasarkan mode transmisi yang digunakan serat optik terdiri atas Multimode Step Index, Multimode Graded Index, dan Singlemode Step Index. Keuntungan serat optik adalah lebih murah, bentuknya lebih ramping, kapasitas transmisi yang lebih besar, sedikit sinyal yang hilang, data diubah menjadi sinyal cahaya sehingga lebih cepat, tenaga yang dibutuhkan sedikit, dan tidak mudah terbakar. Kelemahan serat optik antara lain biaya yang mahal untuk peralatannya, memerlukan konversi data listrik ke cahaya dan sebaliknya yang rumit, memerlukan peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya, serta untuk perbaikan yang kompleks membutuhkan tenaga yang ahli di bidang ini. Selain merupakan keuntungan, sifatnya yang tidak menghantarkan listrik juga merupakan kelemahannya karena memerlukan alat pembangkit listrik eksternal.

 Unguided Transmission Media

Unguided transmission media atau media transmisi tidak terpandu merupakan jaringan yang menggunakan sistem gelombang.

 Gelombang mikro

Gelombang mikro (microwave) merupakan bentuk radio yang menggunakan frekuensi tinggi (dalam satuan gigahertz), yang meliputi kawasan UHF, SHF dan EHF. Gelombang mikro banyak digunakan pada sistem jaringan MAN, warnet dan penyedia layanan internet (ISP). Keuntungan menggunakan gelombang mikro adalah akuisisi antar menara tidak begitu dibutuhkan, dapat membawa jumlah data yang besar, biaya murah karena setiap tower antena tidak memerlukan lahan yang luas, frekuensi tinggi atau gelombang pendek karena hanya membutuhkan antena yang kecil. Kelemahan gelombang mikro adalah rentan terhadap cuaca seperti hujan dan mudah terpengaruh pesawat terbang yang melintas di atasnya.

 Satelit

Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi. Hal ini menyebabkan posisi satelit akan relatif stasioner terhadap bumi (geostationary), apabila satelit tersebut mengorbit di atas khatulistiwa. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga buah satelit geostationary pada posisi yang tepat dapat menjangkau seluruh permukaan bumi. Keuntungan satelit adalah lebih murah dibandingkan dengan menggelar kabel antar benua, dapat menjangkau permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah, meningkatnya trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem satelit cukup menarik secara komersial. Kekurangannya adalah keterbatasan teknologi untuk penggunaan antena satelit dengan ukuran yang besar, biaya investasi dan asuransi satelit yang masih mahal, atmospheric losses yang besar untuk frekuensi di atas 30 GHz membatasi penggunaan frequency carrier.

 Gelombang radio

Gelombang radio adalah media transmisi yang dapat digunakan untuk mengirimkan suara ataupun data. Kelebihan transmisi gelombang radio adalah dapat mengirimkan isyarat dengan posisi sembarang (tidak harus lurus) dan dimungkinkan dalam keadaan bergerak. Frekuensi yang digunakan antara 3 KHz sampai 300 GHz. Gelombang radio digunakan pada band VHF dan UHF : 30 MHz sampai 1 GHz termasuk radio FM dan UHF dan VHF televisi. Untuk komunikasi data digital digunakan packet radio.

 Inframerah

Inframerah biasa digunakan untuk komunikasi jarak dekat, dengan kecepatan 4 Mbps. Dalam penggunaannya untuk pengendalian jarak jauh, misalnya remote control pada televisi serta alat elektronik lainnya. Keuntungan inframerah adalah kebal terhadap interferensi radio dan elekromagnetik, inframerah mudah dibuat dan murah, instalasi mudah, mudah dipindah-pindah, keamanan lebih tinggi daripada gelombang radio. Kelemahan inframerah adalah jarak terbatas, tidak dapat menembus dinding, harus ada lintasan lurus dari pengirim dan penerima, tidak dapat digunakan di luar ruangan karena akan terganggu oleh cahaya matahari.

Rabu, 13 April 2011

Sinyal Analog

Sinyal analog adalah signal yang berupa gelombang elektro magnetik dan bergerak atas dasar fekuensi. Frekuensi adalah jumlah getaran bolak balik sinyal analog dalam satu siklus lengkap per detik. Satu siklus lengkap terjadi saat gelombang berada pada titik bertegangan nol, menuju titik bertegangan positif tertinggi pada gelombang, menurun ke titik tegangan negatif dan enuju ke titik nol kembali (lihat gambar). Semakin tinggi kecep[atan atau frekuensinya semakin anyak siklus lengkap yang terjadi pada suatu periode tertentu. Kecepatan frekuensi tersebut inyatakan dalam hertz. Sebagai contoh sebuah gelombang yang berayun bolak balik sebanyak epuluh kali tiap detik berarti memiliki kecepatan sepuluh hertz. inyal analog dapat digunakan dalam media tertutup seperti kabel coaxial, TV kabel dan kabel embaga . Signal analog dapat pula digunakan melalui medium terbuka seperti gelombang mikro, tlepon rumah tanpa kabel dan telepon seluler.

Jumat, 08 April 2011

Konsep Pemrograman Dengan C++

Pengantar
Apa itu program? Bagaimanakah membuatnya? Jika sudah dibuat, apakah gunanya? Mungkin itu adalah pertanyaan – pertanyaan dari orang – orang yang baru saja mengenal komputer. Program adalah semacam sebuah metode penyelesaian masalah yang disediakan dalam komputer untuk digunakan oleh manusia dalam mempermudah pekerjaannya / kegiatannya. Kurang lebih itulah pengertian program, paling tidak  menurut saya. Lantas, bagaimana membuatnya? Pembuatan program adalah dengan memberi “perintah” sedemikian rupa kepada komputer sehingga “terciptalah” program itu yang kemudian disimpan dalam memori komputer. Lalu, apa yang “diperintahkan” pada komputer sehingga program itu dapat terbentuk? Tidak ada yang berpikiran bahwa dia harus mengatakan kepada komputer: “Buatkan saya sebuah program yang bagus yang mau  dipake untuk pembukuan perusahaan saya.” , kan? J Kita, tentu saja, harus “ngobrol” dengan komputer dengan bahasa yang bisa dimengerti olehnya. Bahasa apa itu? Sudah banyak dibuat banyak bahasa pemrograman untuk menerjemahkan logika pemrograman menjadi instruksi yang dapat dimengerti oleh komputer, untuk kemudian dijalankan (dan dalam hal ini untuk membuat program). Perintah tersebut di jalankan oleh komputer untukmembuat sebuah program yang kemudian akan digunakan oleh manusia / pihak yang berkepentingan.

C++
C++ adalah salah satu bahasa pemrograman yang powerful untuk membuat sebuah program. C++ adalah sebuah bahasa tingkat menengah yang merupakan perkembangan dari bahasa C, dimana bahasa ini merupakan bahasa pemrograman berorentasi objek (tidak seperti pendahulunya, C). Dikatakan menengah karena bahasa ini berada di antara bahasa tingkat tinggi dan rendah. Bahasa tingkat tinggi merupakan bahasa yang lebih “manusawi”, karena perintah – perintah dari bahasa ini lebih berorientasi kepada bahasa manusia. Visual Basic (VB) dan Pascal adalah dua dari beberapa contoh bahasa tingkat tinggi. Sedangkan bahasa tingkat rendah adalah bahasa yang lebih berorientasi kepada bahasa mesin sehingga bahasa ini tidak terlalu “manusiawi” J. Contoh dari bahasa tingkat rendah ini adalah Assembly.

Bab I. Header dan Fungsi main()
Sekarang kita masuk ke dalam pembuatan program. Beberapa bagian yang harus di perhatikan adalah header dan fungsi. Header adalah diana kita memasukkan  library yang ada dalam C++ kedalam kode program kita. Fungsi adalah “tempat” dimana kita bisa “bereksperimen” J. Didalamnya terdapat semua statement yang kita buat. Program yang paling sederhana yang pernah diketahui umat manusia (seram amat kata-katanya) adalah:



#include <iostream>
using namespace std;

void main () {
      cout << “Hello, World!\n”;
}

Pada baris pertama, seperti yang kita lihat, ada perintah #include <iostream>. Tanda ‘#’ adalah preprocessor directive. Preprocessor directive adalah perintah – perintah yang diberikan kepada compiler untuk melakukan definisi, memasukkan file library, dll. Contoh – contoh dari preprocessor ini adalah:
·        #define maximum_number 100000
·        #include “fileku.h”
·        #ifdef maximum_number
#undef maximum_number
#define maximum_number_2 1000
#endif

Itu berarti bahwa kita memasukkan (include) library iostream ke dalam kode program kita. iostream itu adalah header yang dibutuhkan untuk “kegiatan” input dan output dari program. Perintah cout sendiri ada karena kita memasukkan iostream ke dalam kode program kita dan juga using namespace std; dimana ada member cout di dalamnya.
Berikut beberapa header yang terdapat dalam C++:
·        ctime =  header waktu
·        cstdio = header untuk perintah C seperti printf dan scanf
·        cmath = header untuk operasi matematika seperti sin, cos, sqrt, dan tan
·        cstring = header untuk memanipulasi string seperti strcpy, strcat, dll

(untuk lebih lengkapnya, lihat http://cplusplus.com/tutorial)

main () adalah fungsi utama (main) yang harus ada dalam setiap program C++ kita. Di sini yang digunakan adalah dengan main tanpa nilai kembalian dan tanpa paramater. Apa itu nilai kembalian dan apa itu paramater? Saksikan setelah pesan – pesan berikut… eh salah, lihat dalam bab berikutnya J. Jika diperhatikan ada perintah \n pada akhir “kalimat” Hello, World!. Apa itu? ”\n” adalah perintah dalam banyak bahasa pemrograman sebagai baris baru (new line) jadi yang akan ditampilkan pada program adalah:

Perintah dengan menggunkan backslash (‘\’) juga ada beberapa jenis, diantaranya:
·        ‘\a’ = untuk menghasilkan bunyi alert
·        ‘\t’= tabulasi
·        ‘\0’ = null terminated dalam array

Tanda ‘{‘ juga harus ada dalam setiap fungsi C++, itu menandakan awal dari fungsi / program dan ‘}’ menandakan akhir dari fungsi / program.

BAB II. Penulisan Dalam Bahasa C++
Penulisan dalam bahasa C++ adalah case sensitive. Yang berarti, C++ membedakan huruf kecil dan kapital. Yang berarti (lagi): variabel_pertama tidak sama dengan variabel_Pertama atau mboknya_echi tidak sama dengan mboknya_Echi J.

Komentar dalam C++ ditulis dengan ‘//’ untuk komentar dengan panjang satu baris atau ‘/*’ dan ‘*/’ untuk komentar lebih dari satu baris, dimana tanda /* merupakan “pembuka” komentar dan */ adalah “penutup” komentar. Komentar adalah cataatan ang ditulis oleh programmer untuk sebagai pengingat atau penjelasan ketika membaca sebuah kode. Kata – kata dalam sebuah komentar tidak akan dieksekusi oleh compiler.

Beberapa kesalahan dalam penulisan dalam C++  adalah:
·         int int; /*salah karena nama sebuah variabel tidak boleh sama dengan seuah tipe data (int)*/
·         int Jam_9; //salah karena nama variabel dimulai dengan huruf besar
·         int 90jam; /*nah, ini juga salah karena nama sebuah variabel tidak boleh dimulai dengan bilangan*/

Penulisan yang benar dalam C++ adalah:
·        int myint; //betul
·        char kata_2; //betul juga...
·        double bilangan_KeDuA; /*walaupun nama identifiernya  aneh, tapi ini juga betul :) */

Setiap statement dalam C++ harus diberi tanda ‘;’ pada akhir dari statement. Contoh penulisan statement yang benar dalam C++ adalah:

int a, b, c;
a = 1;
b = 2;
c = a + b;

Sedangkan penulisan yang salah adalah:
int a, b, c
karena itu dianggap error oleh  compiler, karena merupakan statement yang tidak lengkap.

Konsep Pemrograman C

Sejarah C
• Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang
dikembangkan oleh Martin Richards pada tahun 1967.
• BCPL memberikan ide kepada Ken Thompson yang
kemudian mengembangkan bahasa yang disebut dengan
B pada tahun 1970.
• Selanjutnya dari bahasa B ke bahasa C oleh Dennis
Ritchie sekitar tahun 1970an
di Bell Telephone
Laboratories Inc. (sekarang adalah AT&T Bell
Laboratories).
• Bahasa C pertama kali digunakan pada komputer Digital
Equipment Corporation PDP11
yang menggunakan
sistem operasi UNIX.
• C adalah bahasa yang standar, artinya suatu program yang ditulis dengan
versi bahasa C tertentu akan dapat dikompilasi dengan versi bahasa C yang
lain dengan sedikit modifikasi.
• Standar bahasa C yang asli adalah standar dari UNIX.
• Patokan dari standar UNIX ini diambilkan dari buku yang ditulis oleh
Brian Kerninghan dan Dennis Ritchie berjudul "The C Programming
Language", diterbitkan oleh PrenticeHall
tahun 1978.
• Deskripsi C dari Kerninghan dan Ritchie ini kemudian dikenal secara
umum sebagai "K&R C".
• Kepopuleran bahasa C membuat muncul banyak varian dari kompiler C,
sehingga dilakukan standarisasi bahasa oleh ANSI (American National
Standards Institute) dengan membentuk suatu komite (ANSI committee
X3J11) pada tahun 1983 yang kemudian menetapkan standar ANSI untuk
bahasa C.
• Standar ANSI menetapkan sebanyak 32 buah katakata
kunci (keywords).
• C yang mengadopsi standar dari ANSI dikenal dengan nama ANSI C

Ruang Lingkup Bahasa C :
• Banyak pemrograman yang dibuat dengan bahasa C seperti
assembler, interpreter, program paket, sistem operasi,
editor, kompiler, program bantu, Word Star, Dbase, aplikasi
untuk bisnis, matematika, dan game, bahkan ada pula yang
menerapkannya untuk kecerdasan buatan.
• Dalam beberapa literatur bahasa C digolongkan sebagai
bahasa tingkat menengah.
• Pada kenyataannya bahasa C mengkombinasikan kelebihan
dari bahasa tingkat tinggi dan bahasa tingkat rendah.
• Kemudahan dalam membuat program yang ditawarkan pada
bahasa tingkat tinggi dan kecepatan eksekusi dari bahasa
tingkat rendah merupakan tujuan diwujudkannya bahasa C.

Keterangan Gambar
• Program C ditulis dengan menggunakan editor dan disimpan dalam file yang
disebut file program sumber (dengan ciri utama memiliki ekstensi .c).
• File include (umumnya memiliki ekstensi .h, misalnya stdio.h, atau biasa
disebut dengan file judul (header file)) berisi kode yang akan dilibatkan dalam
program C
• Kode dalam file program sumber maupun kode pada file include akan
dikompilasi oleh kompiler menjadi kode obyek yang disimpan pada file yang
biasanya berekstensi .obj, atau .o (bergantung kepada lingkungan/environment
sistem operasi yang dipakai). Kode obyek berbentuk kode mesin, oleh karena
itu tidak dapat dibaca oleh pemrogram tetapi kode ini sendiri juga belum bisa
dipahami komputer.
• Supaya bisa dimengerti oleh komputer, maka kode obyek bersamasama
dengan kode obyek yang lain (kalau ada) dan isi file pustaka (library file, yaitu
file yang berisi rutin untuk melaksanakan tugas tertentu. File ini disediakan
oleh pembuat kompiler, biasanya memiliki ekstensi .lib) perlu dikaitkan
(linking) dengan menggunakan linker, membentuk sebuah program yang
executable (program yang dapat dijalankan/dieksekusi secara langsung dalam
lingkungan sistem operasi).
• Program hasil linker ini disimpan dalam file yang disebut file executable, yang
biasanya berekstensi .

Struktur Penulisan Program C
• Program C pada hakekatnya tersusun atas sejumlah blok
fungsi, dan sebuah program minimal mengandung sebuah
fungsi.
• Fungsi pertama yang harus ada dalam program C dan sudah
ditentukan namanya adalah main().
• Setiap fungsi terdiri atas satu atau beberapa pernyataan,
yang secara keseluruhan dimaksudkan untuk melaksanakan
tugas khusus.
• Bagian pernyataan fungsi (sering disebut tubuh fungsi)
diawali dengan tanda kurung kurawal buka ({) dan diakhiri
dengan tanda kurung kurawal tutup (}) yang
mengisyaratkan awal dan akhir definisi fungsi.
• Di antara kurung kurawal itu dapat dituliskan statemenstatemen
program C.
• Berikut ini adalah struktur dari program C
main()
{
statemenstatemen;
//fungsi utama
}
fungsi_fungsi_
lain()
{
statemenstatemen;
//user defined function
}
• Bahasa C dikatakan sebagai bahasa pemrograman terstruktur karena strukturnya
menggunakan fungsifungsi
sebagai programprogram
bagiannya (subroutine).
Fungsifungsi
yang ada selain fungsi utama (main()) merupakan programprogram
bagian. Fungsifungsi
ini dapat ditulis setelah fungsi utama atau diletakkan di file
pustaka (library). Jika fungsifungsi
diletakkan di file pustaka dan akan dipakai di
suatu program, maka nama file judulnya (header file) harus dilibatkan dalam
program yang menggunakannya dengan preprocessor directive berupa #include.

Konsep Pemrograman Dengan Menggunakan PHP

Apakah PHP itu?
PHP (akronim dari PHP: Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman yang berfungsi untuk
membuat website dinamis maupun aplikasi web. Berbeda dengan HTML yang hanya bisa
menampilkan konten statis, PHP bisa berinteraksi dengan database, file dan folder, sehingga
membuat PHP bisa menampilkan konten yang dinamis dari sebuah website. Blog, Toko Online,
CMS, Forum, dan Website Social Networking adalah contoh aplikasi web yang bisa dibuat oleh
PHP. PHP adalah bahasa scripting, bukan bahasa tag-based seperti HTML. PHP termasuk bahasa
yang cross-platform, ini artinya PHP bisa berjalan pada sistem operasi yang berbeda-beda
(Windows, Linux, ataupun Mac). Program PHP ditulis dalam file plain text (teks biasa) dan
mempunyai akhiran “.php”.
Sejarah PHP
PHP ditulis (diciptakan) oleh Rasmus Lerdorf, seorang software engineer asal Greenland sekitar
tahun 1995. Pada awalnya PHP digunakan Rasmus hanya sebagai pencatat jumlah pengunjung
pada website pribadi beliau. Karena itu bahasa tersebut dinamakan Personal Home Page (PHP)
Tools. Tetapi karena perkembangan nya yang cukup disukai oleh komunitas nya, maka beliau pun
merilis bahasa PHP tersebut ke publik dengan lisensi open-source. Saat ini, PHP adalah server-side
scripting yang paling banyak digunakan di website-website di seluruh dunia, dengan versi sudah
mencapai versi 5 dan statistiknya terus bertambah (www.php.net/usage.php).
Lisensi Dokumen:
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan
disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat
tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang
disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang,
kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
2
Syarat untuk Menjalankan PHP
Untuk dapat berjalan, PHP membutuhkan web server, yang bertugas untuk memproses file-file php
dan mengirimkan hasil pemrosesan untuk ditampilkan di browser client. Oleh karena itu, PHP
termasuk server-side scripting (script yang diproses di sisi server). Web server sendiri adalah
software yang diinstall pada komputer lokal ataupun komputer lain yang berada di jaringan
intranet / internet yang berfungsi untuk melayani permintaan-permintaan web dari client. Web
server yang paling banyak digunakan saat ini untuk PHP adalah “Apache” (www.apache.org). Selain
Apache, PHP juga memerlukan PHP binary (www.php.net) yang bisa dikonfigurasikan sebagai
modul Apache atau pun sebagai aplikasi CGI. Untuk media penyimpanan datanya (database server),
PHP biasa menggunakan ”MySQL” (www.mysql.com).
Untuk menginstall dan mengkonfigurasi ketiga software tersebut (Apache, MySQL, PHP) agar dapat
berjalan dan saling terhubung, memang cukup sulit. Maka dari itu dibuatlah paket software LAMP,
XAMPP, MAMP, WAMP, dll yang tinggal kita install dalam satu kali installasi. Dalam satu kali
installasi, sudah mencakup ketiga software tersebut dan sudah dikonfigurasi untuk keperluan
lingkungan pengembangan aplikasi web. Sehingga, programmer web hanya tinggal menulis
program PHP dan langsung menjalankan / mengetest program yang ditulis tersebut melalui web
browser.

Contoh Script PHP
Aturan penulisan script PHP adalah:
1. Semua script PHP harus diapit oleh tanda:
o <?php dan ?> , atau
o <script language='php'> dan </script> , atau
o <? dan ?> , atau
o <% dan %>
2. Tetapi tanda yang resmi dan paling banyak digunakan adalah yang pertama, yaitu <?php
dan ?>
3. Pada setiap akhir perintah, diakhiri dengan tanda titik koma ( ; ).
Contoh:
Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com
Copyright © 2003-2007 IlmuKomputer.Com
4
<?php
echo 'Halo, Dunia! <br />';
echo 'Ini <i>script</i> php pertamaku';
?>
Script tersebut akan menghasilkan:
Halo, Dunia! <br />
Ini <i>script</i> php pertamaku
Dan apabila ditampilkan di browser client akan menghasilkan:
Script PHP bisa juga digabung dengan HTML. Script PHP bisa ditempatkan di mana saja pada
dokumen HTML. Contohnya:
<html>
<head><title><?php echo <?'Belajar PHP'; ?></title></head>
<body>
<?php
echo 'Halo, Dunia! <br />';
echo 'Ini <i>script</i> php pertamaku';
?>
</body>
</html>
Tetapi script yang diproses oleh server hanya script PHP-nya saja (yang diapit oleh tanda <?php dan
?>). Selebihnya akan langsung dikirimkan ke browser client tanpa diproses terlebih dahulu.

Konsep pemrograman Dengan Visual Basic

Mengenal Visual Basic 6.0
Bahasa Basic pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga
pemrograman di dalam bahasa Basic dapat dengan mudah dilakukan meskipun oleh
orang yang baru belajar membuat program. Hal ini lebih mudah lagi setelah hadirnya
Microsoft Visual Basic, yang dibangun dari ide untuk membuat bahasa yang
sederhana dan mudah dalam pembuatan scriptnya (simple scripting language) untuk
graphic user interface yang dikembangkan dalam sistem operasi Microsoft Windows.
Modul Dasar Pemrograman Visual Basic 2
Visual Basic merupakan bahasa pemrograman yang sangat mudah
dipelajari, dengan teknik pemrograman visual yang memungkinkan penggunanya
untuk berkreasi lebih baik dalam menghasilkan suatu program aplikasi. Ini terlihat
dari dasar pembuatan dalam visual basic adalah FORM, dimana pengguna dapat
mengatur tampilan form kemudian dijalankan dalam script yang sangat mudah.
Ledakan pemakaian Visual Basic ditandai dengan kemampuan Visual Basic
untuk dapat berinteraksi dengan aplikasi lain di dalam sistem operasi Windows
dengan komponen ActiveX Control. Dengan komponen ini memungkinkan penguna
untuk memanggil dan menggunakan semua model data yang ada di dalam sistem
operasi windows. Hal ini juga ditunjang dengan teknik pemrograman di dalam
Visual Basic yang mengadopsi dua macam jenis pemrograman yaitu Pemrograman
Visual dan Object Oriented Programming (OOP).

Visual Basic 6.0 sebetulnya perkembangan dari versi sebelumnya dengan
beberapa penambahan komponen yang sedang tren saat ini, seperti kemampuan
pemrograman internet dengan DHTML (Dynamic HyperText Mark Language), dan
beberapa penambahan fitur database dan multimedia yang semakin baik. Sampai saat
buku ini ditulis bisa dikatakan bahwa Visual Basic 6.0 masih merupakan pilih
pertama di dalam membuat program aplikasi yang ada di pasar perangkat lunak
nasional. Hal ini disebabkan oleh kemudahan dalam melakukan proses development
dari aplikasi yang dibuat.
Pembuatan program aplikasi menggunakan Visual Basic dilakukan dengan
membuat tampilan aplikasi pada form, kemudian diberi script program di dalam
komponen-komponen yang diperlukan. Form disusun oleh komponen-komponen
yang berada di [Toolbox], dan setiap komponen yang dipakai harus diatur
propertinya lewat jendela [Property].
Menu pada dasarnya adalah operasional standar di dalam sistem operasi
windows, seperti membuat form baru, membuat project baru, membuka project dan
menyimpan project. Di samping itu terdapat fasilitas-fasilitas pemakaian visual basic
pada menu. Untuk lebih jelasnya Visual Basic menyediakan bantuan yang sangat
lengkap dan detail dalam MSDN.
Konsep Dasar Pemrograman Dalam Visual Basic 6.0
Konsep dasar pemrograman Visual Basic 6.0, adalah pembuatan form
dengan mengikuti aturan pemrograman Property, Metode dan Event. Hal ini
berarti:
(1) Property: Setiap komponen di dalam pemrograman Visual Basic dapat diatur
propertinya sesuai dengan kebutuhan aplikasi. Property yang tidak boleh
dilupakan pada setiap komponen adalah “Name”, yang berarti nama variabel
(komponen) yang akan digunakan dalam scripting. Properti “Name” ini hanya
bisa diatur melalui jendela Property, sedangkan nilai peroperti yang lain bisa
diatur melalui script seperti
Command1.Caption=”Play”
Text1.Text=”Visual Basic”
Label1.Visible=False
Timer1.Enable=True
Modul Dasar Pemrograman Visual Basic 5
(2) Metode: Bahwa jalannya program dapat diatur sesuai aplikasi dengan
menggunakan metode pemrograman yang diatur sebagai aksi dari setiap
komponen. Metode inilah tempat untuk mengekpresikan logika pemrograman
dari pembuatan suatu prgram aplikasi.
(3) Event: Setiap komponen dapat beraksi melalui event, seperti event click pada
command button yang tertulis dalam layar script Command1_Click, atau event
Mouse Down pada picture yang tertulis dengan Picture1_MouseDown.
Pengaturan event dalam setiap komponen yang akan menjalankan semua metode
yang dibuat.

Kamis, 07 April 2011

Konsep pemrograman dengan menggunakan pascal

Algoritma & Pemrogram 2A
KONSEP DASAR PEMROGRAMAN PASCAL
1.1 Perkembangan Pascal
Pascal adalah bahasa tingkat tinggi yang orientasinya pada segala tujuan, dirancang oleh Prof. Niklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerland. Nama pascal diambil sebagai penghargaan terhadap Blaise Pascal, ahli matematik dan philosophi terkenal abad 17 dari Perancis.
1.2 Struktur Program Pascal
Struktur dari suatu program pascal terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program atau badan program. Blok program dibagi lagi menjadi dua bagian, yaitu : bagian deklarasi dan bagian pernyataan. Secara ringkas, struktur suatu program pascal dapat terdiri dari :
1. Judul program
2. Blok program
a. Bagian deklarasi
- deklarasi label
- deklarasi konstanta
- deklarasi tipe
- deklarasi variable
- deklarasi prosedur
- deklarasi fungsi
b. Bagian pernyataan
Program pascal yang paling sederhana adalah program yang hanya terdiri dari sebuah bagian pernyataan saja.
Begin
End.
Bentuk umum dari bagian pernyataan adalah :
Begin
Statement;
End .
Konsep dasar pemrograman pascal
Algoritma & Pemrogram 2A
Contoh :
Begin
Writeln ( ‘Saya pascal’ );
Writeln ( ‘--------------‘ )
End .
Outputnya : Saya pascal
---------------
Program pascal tidak mengenal aturan penulisan di kolom tertentu, jadi boleh ditulis mulai kolom berapapun. Penulisan statement-statement pada contoh program yang menjorok masuk beberapa kolom tidak mempunyai pengaruh diproses, hanya dimaksudkan supaya mempermudah pembacaan program, sehingga akan lebih terlihat bagian-bagiannya, dan baik untuk dokumentasi.
Judul program sifatnya optional dan tidak signifikan didalam program. Jika ditulis dapat digunakan untuk memberi nama program dan daftar dari parameter tentang komunikasi program dengan lingkungannya yang sifatnya sebagai dokumentasi saja. Judul program bila ditulis harus terletak pada awal dari program dan diakhiri dengan titik koma.
Contoh :
Program contoh ;
Begin
Writeln ( ‘Gunadarma’ );
Writeln( ‘---------------‘ );
End .
1.3 Deklarasi
Bagian deklarasi digunakan bila didalam program menggunakan pengenal (identifier) yang dapat berupa label, konstanta, tipe, variable, prosedur dan fungsi.
1.3.1 Deklarasi Konstanta
Definisi konstanta diawali dengan kata cadangan Const diikuti oleh kumpulan identifier yang diberi suatu nilai konstanta. Data konstanta nilainya sudah ditentukan dan pasti, tidak dapat dirubah didalam program.
Konsep dasar pemrograman pascal
Algoritma & Pemrogram 2A
Contoh :
Program contoh_konstanta;
Const
Potongan = 0.2 ;
Gaji = 25000 ;
Namaperusahaan = ‘PT ABC’ ;
Begin
Writeln ( ‘Potongan =’, Potongan ) ;
Writeln ( ‘Gaji =’, Gaji ) ;
Writeln ( ‘Nama =’, Namaperusahaan) ;
End .
1.3.2 Deklarasi Variabel
Variabel adalah identifier yang berisi data yang dapat diubah-ubah nilainya didalam program. Menggunakan kata cadangan Var sebagai judul didalam bagian deklarasi variable dan diikuti oleh satu atau lebih identifier yang dipisahkan koma, diikuti dengan titik dua dan tipe dari datanya diakhiri dengan titik koma.
Contoh :
Var
Total, Gaji, Tunjangan : real ;
Jumlahanak : integer ;
Keterangan : string [25] ;
Begin
Gaji : = 500000 ;
Jumlahanak : = 3 ;
Tunjangan : = 0.25 * Gaji + Jumlahanak * 30000 ;
Total : = Gaji + Tunjangan ;
Keterangan : = ‘Karyawan Teladan’ ;
Writeln ( ‘ Gaji bulanan = Rp. ‘ , Gaji ) ;
Writeln ( ‘ Tunjangan = Rp. ‘ , Tunjangan ) ;
Writeln ( ‘ Total gaji = Rp. ‘ , Total ) ;
Writeln ( ‘ Keterangan = Rp. ‘ , Keterangan ) ;
End .
1.3.3 Deklarasi Tipe
Pascal menyediakan beberapa macam tipe data, yaitu :
1. tipe data sederhana, terdiri dari :
a. tipe data standar : integer, real, char, string, Boolean.
Konsep dasar pemrograman pascal
Algoritma & Pemrogram 2A
b. Tipe data didefinisikan pemakai : enumerated atau scalar, subrange
2. Tipe data terstruktur : array, record, file, set
3. Tipe data penunjuk
Contoh :
Type
Pecahan = real ;
Bulat = integer ;
Huruf = string [25] ;
Begin
……..
……..
……..
End .
1.3.4 Deklarasi Label
Jika program menggunakan statement Goto untuk meloncat ke suatu statement yang tertentu, maka dibutuhkan suatu label pada statement yang dituju dan label tersebut harus di deklarasikan terlebih dahulu pada bagian deklarasi. Menggunakan kata cadangan Label diikuti oleh kumpulan identifier label dengan dipisahkan oleh koma dan diakhiri dengan titik koma.
Contoh :
Label
Output : Bahasa
Pascal
100, selesai ;
Begin
Writeln ( ‘Bahasa’ ) ;
Goto 100 ;
Writeln ( ‘Cobol’ ) ;
100 :
Writeln ( ‘Pascal’ ) ;
Goto selesai ;
Writeln ( ‘Fortran’ ) ;
Selesai :
End .
1.3.5 Deklarasi Prosedur
Prosedur merupakan bagian yang terpisah dari program dan dapat diaktifkan dimanapun didalam program. Prosedur dibuat sendiri bilamana program akan dibagi-bagi menjadi beberapa blok-blok modul. Prosedur dibuat didalam program dengan cara mendeklarasikannya dibagian deklarasi prosedur. Menggunakan kata cadangan Procedure.
Konsep dasar pemrograman pascal
Algoritma & Pemrogram 2A
Contoh :
Procedure tambah ( x, y : integer ; var hasil : integer ) ;
Begin
Hasil : = x + y ;
End ;
Output :
2 + 3 = 5
{program utama}
var
z : integer ;
Begin
Tambah ( 2, 3, z ) ;
Writeln ( ‘ 2 + 3 = ‘, z );
End .
1.3.6 Deklarasi Fungsi
Fungsi juga merupakan bagian program yang terpisah mirip dengan prosedur, tetapi ada beberapa perbedaannya. Kata cadangan yang digunakan Function.
Contoh :
Function Tambah ( x, y : integer ) : integer ;
Begin
Tambah : = x + y ;
End ;
{program utama}
Begin
Writeln ( ‘ 2 + 3 = ‘ , Tambah ( 2, 3)) ;
End .
1.4 Unit
Suatu unit adalah kumpulan dari konstanta, tipe-tipe data, variable, prosedur dan fungsi-fungsi. Tiap-tiap unit tampak seperti suatu program Pascal yang terpisah. Unit standar sudah merupakan kode mesin (sudah dikompilasi), bukan kode sumber Pascal lagi dan sudah diletakkan di memori pada waktu menggunakan pascal. Untuk menggunakan suatu unit, harus diletakkan suatu anak kalimat Uses diawal blok program, diikuti oleh daftar nama unit yang digunakan.
1.4.1 Unit System
Sebenarnya adalah pustaka dari runtime Turbo Pascal yang mendukung semua proses yang dibutuhkan pada waktu runtime. Unit system berisi semua prosedur dan fungsi standar turbo pascal. Unit system ini akan secara otomatis digunakan didalam program, sehingga boleh tidak disebutkan didalam anak kalimat Uses.
Konsep dasar pemrograman pascal
Algoritma & Pemrogram 2A
1.4.2 Unit Crt
Digunakan untuk memanipulasi layer teks ( windowing, peletakkan cursor dilayar, color untuk teks, kode extanded keyboard dan lainnya). Unit standar crt hanya dapat digunakan oleh program yang digunakan dikomputer IBM PC, IBM AT, IBM PS/2 atau yang kompatibel dengannya.
Contoh :
Uses crt ;
Begin
Clrscr ;
Writeln ( ‘Hallo’ ) ;
Writeln ( ‘-------‘ ) ;
End .
Prosedur standar yang menggunakan unit crt adalah :
AssignCrt
HighVideo
Sound
ClrEol
InsLine
TextBackground
ClrScr
LowVideo
TextColor
Delay
NormVideo
TextMode
DelLine
NoSound
Window
GotoXY
Fungsi standar yang menggunakan unit Crt adalah :
KeyPressed
ReadKey
WhereX
WhereY
1.4.3 Unit Printer
Merupakan unit yang sangat kecil dirancang untuk penggunaan printer didalam program.
Contoh :
Uses printer ;
Begin
Writeln ( Lst, ‘Hallo’ ) ;
Writeln ( Lst, ‘-------‘ ) ;
End .
Konsep dasar pemrograman pascal
Algoritma & Pemrogram 2A
1.4.4 Unit Dos
Digunakan bila akan menggunakan prosedur-prosedur dan fungsi-fungsi standar yang berhubungan dengan DOS call, semacam DetTime, SetTime, DiskSize, DiskFree dan lainnya.
Contoh :
Uses Dos ;
Begin
Writeln ( DiskFree(0), ‘ byte sisa isi disk ‘ ) ;
End .
1.4.5 Unit Graph
menyediakan suatu kumpulan rutin grafik yang canggih, sehingga dapat memanfaatkannya untuk keperluan-keperluan pembuatan grafik.
contoh :
Uses graph ;
Var
DriveGrafik, ModeGrafik : integer ;
I, x, y : integer ;
Begin
DriveGrafik : = detect ;
…….
…….
End .
Konsep dasar pemrograman pascal